Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Agustus 2017

Roy Joseph Plunkett, Menemukan Bahan Teflon tanpa Sengaja

YukViral - Dulu, ketika akan menggoreng telur para juru masak dan ibu rumah tangga harus memakai minyak goreng atau mentega. Tujuannya, agar telur tidak menempel atau lengket di wajan. Tapi, kini pemberian minyak dengan tujuan menghindari lengket, tak diperlukan lagi. Ini semua berkat bahan yang sekarang populer dengan sebutan teflon.

Adalah Roy J. Plunkett, orang yang berjasa menemukan teflon. Peneliti dan ahli kimia yang lahir pada 26 Juni 1910 itu, menemukan teflon pada tahun 1938, saat ia bekerja pada bagian kimia organik milik Du Pont Company di New Jersey. Teflon adalah bahan yang termasuk dalam senyawa polytetrafluoroethylene (PTFE) dan berumus kimia F (CH2) n F. Pertanyaannya adalah bagaimana sebenarnya teflon itu bisa menempel ke peralatan itu?



Teflon yang biasanya digunakan pada alat masak berupa panci atau wajan itu merupakan bahan terlicin di bumi. Teflon adalah zat polimer yang memiliki stabilitas kimia. Zat ini mempunyai sifat tidak melekat yang sangat bagus. Lebih jauh lagi, teflon merupakan contoh dari zat abherent atau antilengket. Artinya, jika sebuah zat adherent atau adhesive bisa membuat benda-benda melekat, maka sebaliknya zat abherent dapat mencegah melekatnya benda-benda.

Ditilik secara fisik, teflon sangatlah halus. Bila kita raba bagian dalam alat penggorengan atau wajah yang dilapisi teflon, akan terasa licin. Atas dasar inilah, dalam perkembangannya, teflon kadang-kadang digunakan untuk lager (bearing) yang tidak memerlukan pelumasan.

Dalam arti lain, teflon secara kimia tidak akan berikatan dengan apa pun. Namun demikian, teflon bisa dipaksa berikatan secara mekanis dengan lekukan atau guratan kecil. Proses pembuatannya dengan menyemprotkan permukaan licin wajan dengan pasir bertekanan tinggi dan dilapisi polimer. Baru kemudian teflon dilapiskan pada polimer tersebut.

Roy J. Plunkett masuk ke Du Pont pada tahun 1936. Ia bekerja di laboratorium Jackson dan menduduki jabatan direktur operasi pada divisi freon. Ia ditugasi menemukan gas pendingin yang lebih baik daripada zat yang sudah ada di pasaran pada zaman itu. Saat melakukan riset, ia memerlukan gas bernama tetrafluoroethylena (TFE). Prosesnya, ia menempatkan gas tersebut dalam sebuah tanki logam kecil tetapi berisi banyak gas TFE. Hal ini disebabkan gas di tangki itu dimampatkan. Selanjutnya, banyaknya gas dalam tanki itu diukur dengan menimbang tangki sebelum dan sesudah diisi gas.

Sambil melanjutkan penelitiannya, Plunkett sering mengalirkan sedikit gas dari tangki tersebut untuk keperluan percobaannya. Pada suatu hari, Plunkett tidak dapat mengalirkan gas lagi dari tanki dan ia perkirakan bahwa gas itu sudah habis terpakai. Namun, sewaktu Plunkett mengangkat tangki itu dari bangku, ia merasa bahwa tangki itu lebih berat daripada bobot tangki kosong. Atas kejadian itu, baru kemudian untuk menghilangkan kepenasarannya, ia menimbang tangki itu dan ternyata hasil bobotnya lebih besar dibandingkan dengan tangki kosong.

Berdasarkan kejadian tersebut, Plunkett menyimpulkan bahwa berdasarkan Hukum Kekekalan Massa, tentu masih ada sedikit materi dalam tangki itu, walaupun tidak lagi berbentuk gas (seperti semula). Untuk membuktikannya, lalu Plunkett menyuruh orang memotong dan membuka tangki tersebut. Ternyata, ia menemukan serbuk putih di dalamnya.

Bahan yang ditemukan Plunkett itu tak lain tetrafluorokarbon atau freon. Lalu, dari sini, agar mudah mengucapkannya, Plunkett menyingkat zat itu menjadi bernama teflon, si benda licin dan halus.

Pada akhirnya, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, penggunaan lapisan teflon tidak hanya pada wajan dan panci. Tetapi, sudah meluas ke berbagai barang. Misalnya, ada pemanggang roti dan juga penanak nasi. Plunkett meninggal dunia 12 Mei 1994. Meski demikian karyanya tetap dikenang hingga sekarang.

Untuk itu, sudah sewajarnya kita harus berterima kasih kepada Plunkett atas jasa-jasanya dalam menemukan teflon yang sangat berguna dalam kehidupan manusia saat ini. Coba bayangkan, seandainya tidak ditemukannya teflon, kegiatan masak-memasak tidak sepraktis sekarang.

Selasa, 25 Juli 2017

Edwin Hubble, Pengacara yang Menjadi Astronom

YukViral - Di dunia astronomi, nama Edwin Powell Hubble adalah sebuah fenomena. Astronom kelahiran Marshfield, sebuah kota di Missouri Amerika pada 29 November 1889 itu telah mengubah pandangan kita tentang alam semesta.

Ia menetapkan bentuk alam dari galaksi bahwa mereka berada di luar gugusan bintang Bima Sakti kita dan ratusan ribu kali jauhnya dari bintang terdekat. Pengamatannya tahun 1929 menunjukkan bahwa alam semesta mengembang pada kecepatan yang tetap yang mendorongnya membuat kesimpulan bahwa alam semesta berasal dari sebuah Big Bang, ribuan atau jutaan tahun yang lalu.

Nama besar Hubble kini diabadikan sebagai nama teleskop landas layang, Hubble Space Telescope yang menjadi 'mata' bagi para astronom dalam mengamati isi alam semesta yang jaraknya ratusan bahkan ribuan kali dari bumi. Kalau saja Hubble tidak mau 'alih profesi' dari seorang ahli hukum menjadi seorang astronom, barangkali ia bukanlah siapa-siapa seperti sekarang ini.

Sejak keciK Edwin Hubble sudah terpesona pada ilmu pengetahuan dan dunia yang misterius. Masa kanak-kanaknya ia isi dengan banyak membaca buku legenda seperti kota di bawah laut, perjalanan ke pusat bumi dan penjelajahan ke gunung-gunung di Afrika utara. Cerita-cerita itu merupakan karya novelis besar Jules Verne dan H. Rider Haggard, yang menginspirasi Hubble muda pada perjalanan ke tempat-tempat yang jauh. Ia penuhi mimpi-mimpi masa kecilnya sebagai seorang astronom, menjelajahi galaksi-galaksi yang jauh menggunakan teleskop dan mengembangkan teori-teori yang dapat merevolusi dunia astronomi.

Di sekolahnya, Edwin Hubble adalah siswa teladan bahkan prestasinya dibidang atletik terlihat menonjol. Ia pernah memecahkan rekor loncat tinggi di Illinois. Ketika Hubble masuk ke sekolah yang lebih tingggi, ia melanjutkan kesenangannya dibidang olahraga terutama bola basket dan tinju. Namun disela hobinya itu Hubble meluangkan banyak waktu untuk mempelajari matematika dan astronomi.

Ketika Edwin Hubble diterima di Oxford University Inggris dengan beasiswa Rhodes, bidang yang dipilihnya bukanlah astronomi. Ia malah memilih mempelajari bidang hukum. Pada saat itu, tidak terpikir olehnya untuk berkarir sebagai ilmuwan.

Seusai kuliah di bidang hukum, tahun 1913 Hubble mendapat ijin untuk berpraktek sebagai pengacara di Louisville Kentucky. Namun, praktek pengacara ternyata tidak membuatnya bahagia. Hubble menyadari, hukum bukanlah bidangnya. Ia ternyata lebih mencintai kerlip bintang di langit yang menyimpan sejuta misteri baginya.

Tak ada kata terlambat baginya untuk menekuni kembali bidang yang amat diminatinya ini. Ia kemudian belajar di Yerkes Observatorium dan meraih gelar doktor bidang astronomi tahun 1917 di Universitas Chicago.

Selama tour of duty pada Perang Dunia pertama, Hubble bekerja di Mount Wilson Observatory California. Ia mengambil banyak foto Cepheid dengan variabel hingga 100 inchi yang direfleksikan teropong bintang dan membuktikan bahwa mereka berada di luar galaksi kita serta menentukan keberadaan beberapa galaksi lainnya seperti Bima Sakti kita.

Hubble juga telah memikirkan suatu sistem klasifikasi berbagai galaksi, membaginya berdasarkan isi, jarak, bentuk dan kecemerlangan. Ia kemudian mencatat 'redshifts' di dalam emisi cahaya dari galaksi, mengingat bahwa telah melihat mereka berpindah tempat pada kecepatan yang tetap dari jarak antar mereka. Berdasarkan pengamatannya ini, ia kemudian merumuskan Hukum Hubble pada 1929, yang membantu para astronom menentukan umur alam semesta dan pembuktian bahwa alam semesta mengembang.

Albert Einstein yang telah memperkenalkan teori umum tentang relativitas pada 1917 dan menghasilkan sebuah model luar angkasa berdasarkan teori itu, menyatakan bahwa ruang angkasa telah dibengkokkan/dilengkungkan oleh gaya berat, menyatakan bahwa alam semesta adalah statis dan tak bergerak.
Namun berdasarkan penemuan Hubble, Einstein menyadari bahwa teorinya yang kedua merupakan kesalahan dan menurutnya menjadi 'blunder' dalam hidupnya. Konon Einsten pernah mendatangi Hubble pada 1931 dan menyatakan rasa terima kasihnya.

Hasil pengamatan Edwin Powell Hubble telah menjadi revolusi dalam ilmu astronomi, ia menyadarkan kita tentang adanya galaksi lain di alam semesta di samping galaksi kita sendiri, kita juga bisa menentukan bahwa jika alam semesta sedang mengembang keluar, maka hal itu harus berasal dari suatu central point dan ini menyebabkan lahirnya Teori Ledakan Dahsyat.

Edwin Hubble meninggalkan Mount Wilson tahun 1942, untuk membantu melawan Nazi pada Perang Dunia II. Pada mulanya ia ingin bergabung dengan angkatan bersenjata selama PD I, namun ia menyadari bahwa ada hal lain yang lebih baik bagi negerinya sebagai seorang ilmuwan. Tahun 1946, ia dianugerahi Medal of Merit, untuk jasanya kepada masyarakat.

Ini bukanlah tanda jasa terakhir yang diterima Hubble. Tahun 1948, Hubble, terpilih dalam Honorary Fellow of Queen's Colleger, Oxford untuk kontribusinya dalam ilmu astronomi. Setelah perang usai, Hubble kembali pada pekerjaannya di Mount Wilson. Di sana ia menghadapi sedikit masalah terkait dengan kebutuhannya akan teleskop yang lebih besar dari reflektor 100 inchi yang ada pada saat itu. Akhirnya, mereka tidak bisa menjelajahi alam semesta dengan lebih jauh lagi. Hubble kemudian mendesain alat Hale Telescope yang telah dibuat di Mount Palomar Observatory dan ia mendapat kehormatan pertama untuk menggunakan . teleskop tersebut.

Ketika ditanya BBC, apa yang diharapkah dapat ditemukan dengan teleskop baru itu? Ia menjawab, berharap untuk menemukan sesuatu yang tidak pernah kita harapkan sebelumnya.

Ia kemudian melanjutkan pekerjaannya, baik di Mount Wilson maupun di Mount Palomar Observatory hingga maut menjemputnya akibat cerebral thrombosis pada 28 September 1953. Namanya tak pernah dilupakan di dunia Astronomi, ia dikenang sepanjang sejarah sebagai bapak peneliti ilmu-ilmu alam semesta dan sebagai pelopor bintang-bintang yang jauh.

Sabtu, 01 Juli 2017

Enrico Fermi, Perancang Reaktor Atom Pertama Di Dunia

YukViral - Sebagian besar dari kita pasti pernah mengetahui atau setidaknya mendengar suatu peristiwa yang terjadi pada waktu Perang Dunia II. Tepatnya tanggal 6 Agustus 1945, yaitu peristiwa hancurnya kota Nagasaki dan Hiroshima di Jepang akibat serangan bom atom yang dilakukan Angkatan Udara AS, sehingga Jepang yang merupakan salah satu musuh terkuat saat itu harus bertekuk lutut kepada sekutu.

Akibat bom itu pula ribuan rakyat Jepang dipaksa harus menghembuskan napas terakhirnya. Namun, belum banyak orang yang tahu siapa ilmuwan yang paling berperan dalam terciptanya bom tersebut. Enrico Fermi, bagi sebagian orang mungkin masih asing di telinga. Tapi dialah sesungguhnya orang yang paling berperan dalam pembuatan bom atom pertama kali.

Selain itu, Enrico Fermi juga merupakan perancang reaktor atom pertama yang lahir pada tahun 1901 di Roma, Italia. Dia lulus dengan cemerlang dari Uni versitas Pisa, tempataya menimba ilmu dan menerima gelar PhD dalam bidang fisika sebelum umurnya mencapai 21 tahun. Suatu prestasi yang sangat jarang didapatkan oleh orang-orang zaman sekarang. Dan menjelang usia 26 tahun, Fermi sudah menjadi profesor penuh di Universitas Roma.

Pada waktu itu, dia menerbitkan kertas kerja (semacam paper) utamanya, salah satunya berkaitan dengan cabang fisika yang sulit serta mendalam yang disebut dengan statistik kuantum. Di dalam kertas kerja itu, Fermi mengembangkan teori statistik yang dipergunakan untuk melukiskan tingkah laku penyatuan partikel dalam jumlah besar yang terpisah-pisah, jenis yang kini dinamakan dengan fermions.

Teori fermin memiliki makna yang sangat penting bagi ilmu pengetahuan. Pernyataannya ini membuka kemungkinan kita punya pengertian lebih baik tentang bagian pokok nukleus atom, tentang tingkah laku penurunan mutu suatu benda, dan tentang unsur-unsur yang terkandung dari sifat-sifat logam. Ini jelas merupakan topik masalah yang punya banyak kegunaan.

Pada tahun 1933, Fermi membuat rumusan yang diberi nama 'kemerosotan beta' (sejenis radioaktivitas) yang mengaitkan pembicaraan secara kuantitatif pertama mengenai neutrino dan interaksi lemah, dua topik penting dalam dunia fisika masa kini. Kendati tidak gampang untuk dipahami orang awam, hal itu telah menempatkan Fermi sebagai salah seorang ahli fisika terkemuka di dunia. Namun demikian sampai saat itu hasil karya Fermi yang paling penting dan menghebohkan dunia belumlah muncul.

Pada tahun 1932, salah seorang ahli fisika dari Inggris, James Chadwik berhasil menemukan suatu partikel subatomis yang dinamakan dengan neutron. Pada awal tahun tahun 1934, Fermi melanjutkan hasil penyelidikan yang telah dilakukan Chadwik, yaitu dengan cara mengirimkan arus partikel yang memiliki kecepatan tinggi terhadap atom yang tidak lain adalah neutron itu sendiri. Dari hasil percobaan-percobaannya menunjukkan, banyak jenis atom mampu menyerap neutron, dan dalam banyak hal atom-atom yang dihasilkan dari pengubahan nuklir semacam ini mengandung radio aktif.

Orang sudah selayaknya mengharapkan, akan lebih mudah bagi neutron merembes ke dalam bagian utama atom, apabila neutron bergerak dengan kecepatan tinggi sekali. Tapi, percobaan Fermi menunjukkan kebalikan dari itu. Yaitu, bilamana neutron yang cepat dipelankan dengan cara melewatkannya melalui parafin atau air, maka neutron lebih siap diserap atom. Penemuan ini sangat penting dalam penggunaan di bidang pembangunan reaktor nuklir. Bahan yang digunakan dalam reaktor untuk membuat gerakan neutron-neutron melambat dikenal dengan sebutan moderator.

Pada tahun 1938, penyelidikan mengenai penyerapan neutron menjadikan Fermi sebagai peraih hadiah Nobel dalam bidang fisika. Namun, bersamaan dengan itu dia menghadapi beberapa kesulitan di tempat kelahirannya, Italia. Pertama, istri Fermi berdarah Yahudi, sedangkan pada saat itu pemerintah Italia kurang senang terhadap kaum Yahudi. Kedua, Fermi seorang yang gigih berpaham anti fasis, suatu sikap yang sangat berbahaya di bawah diktator Mussolini.

Bulan Desember 1938, tatkala Fermi pergi ke Stochkolm, Swedia untuk menerima hadiah nobel atas dedikasinya di bidang fisika, dia tidak pulang kembali ke Italia tapi dia malah hijrah ke New York, AS. Dan Fermi pun diterima dengan suka cita di Universitas Colombia dan menjadi warga negara Amerika Serikat pada tahun 1944.

Di awal tahun 1939, Lise Meither, Otto Hahn dan Fritz Starssman melaporkan, penyerapan neutron-neutron terkadang menyebabkan atom-atom uranium jadi terpisah-pisah. Ketika kabar laporan ini tersebar luas, Fermi segera menyadari, terpisah-pisahnya atom uranium dapat melepaskan cukup neutron untuk memulai reaksi berantai. Lebih jauh dari itu, Fermi pun segera melihat dan membayangkan adanya potensi kemiliterari yang dapat dihasilkan dari reaksi berantai ini.

Menjelang bulan Maret tahun 1939, Fermi menghubungi Angkatan Laut Amerika Serikat dan mencoba menarik perhatian mereka dalam hal pembuatan senjata atom. Inilah cikal bakal terciptanya bom atom pertama kali. Namun hal itu belum ditanggapi pemerintah AS. Baru beberapa bulan kemudian, setelah Albert Einstein menulis sepucuk surat mengenai soal senjata atom kepada Presiden Roosevelt, barulah pemerintah AS menaruh perhatian terhadap tenaga atom.

Setelah melihat pemerintah AS begitu tertarik dengan ide tersebut, tugas para ilmuwan yang paling utama adalah membangun sebuah prototif alat. Hal itu dimaksudkan guna mengawasi pelepasan tenaga atom untuk melihat, apakah reaksi berantai yang bisa terjadi sendiri, betul-betul dapat dikendalikan dan dipertanggungjawabkan.

Mengingat Enrico Fermi seorang ilmuwan yang cemerlang dalam hal-ihwal neutron, dan dia sudah melakukan banyak percobaan-perqobaan, diapun ditunjuk menjadi pimpinan kelompok untuk mencoba membangun reaktor atom pertama di dunia.

Setelah pindah dari Universitas Colombia, dia kemudian hijrah ke Universitas Chicago. Di Chicago inilah, tanggal 2 Desember 1942, reaktor nuklir itu selesai dirancang dan dibangun dengan berhasil di bawah pengawasan Fermi. Hal ini menandai suatu babak baru dimulainya zaman atom. Untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, orang berhasil membuat reaksi berantai nuklir yang bisa dikendalikan manusia.

Setelah peristiwa berhasilnya percobaan ini, kemudian diputuskan untuk secepatnya meneruskan percobaan ini lewat suatu projek yang disebut "Projek Manhattan". Fermi selanjutnya memegang peranan yang sangat menentukan di projek itu selaku penasihat ahli yang menonjol. Melalui projek inilah terciptanya bom atom yang telah mengakibatkan hancur leburnya Kota Nagasaki dan Hiroshima pada tahun 1945.

Sesudah tahun 1945, tak ada lagi bom atom yang dipergunakan dalam peperangan, tapi pembangunan sejumlah besar reaktor nuklir tetap berlangsung untuk pembangkit energi bagi tujuan-tujuan damai. Reaktor-reaktor nuklir tampaknya bahkan akan memiliki arti lebih penting di masa depan. Lebih dari itu, beberapa reaktor nuklir dipergunakan untuk memproduksi radio isotop yang digunakan di bidang kedokteran dan penyelidikan ilmiah. Reaktor tersebut juga merupakan sumber plutonium, bahan utama yang dapat dipergunakan untuk membuat senjata-senjata atom.

Memang ada ketakutan yang bisa dimengerti, reaktor nuklir bisa menjadi bencana besar buat kemanusian, tapi tak ada yang menganggap penemuan itu barang sepele. Entah untuk kebaikan atau untuk keburukan, hasil karya Fermi akan memiliki pengaruh yang luas di masa-masa mendatang.

Setelah Perang Dunia usai, Fermi menjadi mahaguru di Universitas Chicago. Dia meninggal dunia pada tahun 1954. Sebagai tanda penghormatan atas pengabdian dan jasa Fermi dalam bidang energi atom, elemen kimia No. 100 diberi nama Fermium. Nama yang diambil dari nama belakang Enrico Fermi.

Jumat, 30 Juni 2017

Nikolaus August Otto, Bapak Mesin Pembakaran Empat Langkah

YukViral - Betapa repotnya orang dahulu yang harus bepergian dengan berjalan kaki untuk sampai ke tempat tujuan. Tidak terbayangkan, bagaimana mereka harus bepergian ke tempat tujuan sekian kilometer jauhnya hanya dengan berjalan kaki. Tentu hal ini akan sangat merepotkan kalau terjadi pada zaman sekarang ini. Untunglah sekarang ini kita tidak perlu lelah berjalan kaki untuk bepergian ke tempat beraktivitas. Kenapa? Karena di zaman ini dimanjakan dengan adanya mobil, baik mobil pribadi atau pun mobil umum, pesawat terbang, kapal laut, sepeda motor dan lain-lain. Tapi siapakah orang yang paling berjasa dalam penemuan kendaraan yang telah membuat hidup kita lebih nyaman?

Nikolaus August Otto-lah seorang berkebangsaan Jerman yang pada tahun 1876 telah menciptakan mesin/motor dengan pembakaran empat langkah. Suatu jenis mesin yang dipakai jutaan manusia yang dibuat sejak saat itu hingga kini untuk menggerakkan mobil dan kendaraan lainnya.

Proses pembakaran pada bagian dalam mesin yang diciptakan Otto merupakan suatu hasil pemikiran yang cermat dan brilian. Mesin jenis ini mulanya digunakan untuk menggerakkan perahu motor dan sepeda motor. Mesin tersebut juga biasa digunakan dalam berbagai industri, dan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dengan penemuan pesawat terbang (hingga pesawat terbang bermesin jet di tahun 1939, hakikatnya semua pesawat terbang digerakkan dengan pembakar yang bekerja menurut rancangan Otto).

Tapi yang terpenting dari yang penting dalam penggunaannya adalah pemakaiannya dalam gerakan mesin mobil yang hingga saat ini bisa kita rasakan manfaatnya.

Sebenarnya sudah banyak percobaan yang dilakukan untuk membikin mobil sebelum Otto menciptakan mesinnya. Beberapa penemu seperti Siegfried Marcus (1875), Etienne Lenoir (1862), dan Nicolas Joseph Cugnot (sekira tahun 1769) telah berhasil membikin model mesin yang bergerak. Tapi, berhubung adanya kekurangan pada jenis mesin yang mesti mampu mengkombinasikan antara keringanan dan kecepatan tinggi, ternyata tak satupun dari model-model itu yang memiliki arti praktis dalam penggunaannya. Namun demikian, dalam jangka waktu lima belas tahun sejak Otto menciptakan mesin dengan empat dorongan pembakaran, dua penemu yang berbeda-beda, Karl Benz dan Gottlieb Daimler, masing-masing secara tersendiri membuat mobil yang praktis dan laku di pasaran. Berbagai tipe mesin sejak saat itu dipakai orang. Malahan bukan mustahil apabila di masa yang akan datang mobil digerakkan dengan tenaga uap atau oleh batere listrik, atau oleh tenaga penggerak lain sehingga mencapai titik yang paling sempuma. Tapi jelas, berjuta-juta mobil di abad lalu 90% menggunakan mesin dengan empat dorongan pembakaran yang merupakan hasil penemuan Otto.


Pada umumnya, penemuan-penemuan ilmiah besar memberikan kemaslahatan bagi umat manusia walaupun ada beberapa penemuan yang telah mengakibatkan berjuta orang meninggal sebut saja seperti penemuan bahan peledak atau senjata modern. Namun demikian, penemuan Otto ini telah mengubah dunia yang hampa menjadi hingar bingar dengan berseliwerannya mobil-mobil yang berdampak pada peningkatan mobilitas aktivitas manusia.

Nikolas August Otto lahir tahun 1832 di Kota Holzhausen, Jerman. Ayahnya meninggal dunia ketika dia masih kecil. Sekolahnya harus terputus mengingat sudah tidak memiliki biaya untuk sekolah tatkala umurnya masih enam belas tahun sehingga dia mulai bekerja dan berbisnis untuk menopang kehidupannya. Pada waktu itu, dia sempat bekerja di toko makanan, pernah jadi klerek di Frankfurt, dan terakhir menjadi pedagang keliling yang kesana kemari menjajakan dagangannya.

Sekitar tahun 1860, Otto mendapatkan kabar bahwa adanya penemuan mesin yang digerakan oleh gas oleh Etienne Lenoir (1822 - 1900), mesin pembakar pertama yang bisa bergerak. Otto menyadari, kalau saja mesin Lenoir bisa menggunakan bahan bakar cair, pasti akan lebih berdaya guna karena tidak perlu lagi memikirkan soal pembuangan gas. Otto kemudian merancang sebuah alat yang disebut dengan karburator, tapi ciptaannya ini ditolak oleh kantor paten karena alat yang serupa pernah dibikin orang lain.

Tak kehabisan akal dan putus asa, Otto terus menekuni penyempurnaan ciptaan Lenoir. Pada Tahun 1861 terpikir olehnya gagasan pembuatan sebuah mesin dasar model baru yang bergerak atas dasar empat dorongan putaran (mesin Lenoir dengan dua dorongan). Pada bulan Januari Otto membikin jenis mesin tersebut. Namun demikian, dia menemui banyak rintangan dan kesulitan, khususnya dalam mempraktiskan mesin itu. Sehingga kemudian dia meninggalkan pekerjaan ini. Sebagai gantinya dia mengembangkan "mesin udara" sebagai langkah penyempurnaan mesin dengan dua dorongan yang digerakkan oleh gas.

Pada tahun 1863 dia mematenkan hasil penemuannya ini. Tidak lama kemudian dia bersama Eugena Langen membikin pabrik kecil dan rnenyempurnakan hasil rancangannnya. Pada tahun 1867 mesin dua dorongan dianugerahi medali dalam World Fair di Paris. Setelah itu, penjualan mesinnya melesat dan keuntungan perusahaan pun melimpah. Tahun 1872 dia memperkerjakan Gottlieb Daimler, seorang insinyur brilian yang punya banyak pengalaman dalam manajemen pabrik untuk memperlancar produksi mesinnya. Meski telah berhasil menemukan mesin dengan dua pendorong yang telah membikin dia kaya, dia tetap berambisi untuk membuat mesin dengan empat dorongan yang mengkompres campuran minyak dan udara sebelum terjadi pembakaran yang akan merupakan penyempurnaan mesin Lenoir tak terbandingkan. Model ini akhirnya dapat dibuat pada tahun 1876 tepatnya pada bulan Mei. Setahun kemudian patennya dia peroleh. Dan penemuannya ini telah terjual sebanyak 30.000 mesin dalam waktu 10 tahun dan telah menyisihkan sepenuhnya mesin hasil temuan Lenoir.

Paten Otto ini pernah jadi perkara pada tahun 1886, dimana seorang berkebangsaan Perancis Alponse Beau de Rochas punya gagasan serupa di tahun 1862 dan telah mempatekannya. Namun, dia tidak terlalu berpengaruh karena penemuannya tidak pernah dipasarkan, dan lebih dari itu hasil temuan dia tidak pernah muncul sebagai suatu model. Selain dari itu, Otto tidak pernah dapat ilham dari Rochas. Hal itu, bukannya membuat hak paten Otto menjadi hilang melainkan pasaran mesinnya makin merajalela dan tentunya telah membuat dia menjadi lebih kaya raya.

Nikolas August Otto meninggal pada tahun 1891 dalam keadaan kemashurannya. Sebelum tahun 1876, ketika Otto menciptakan mesinnya, penyempurnaan menuju adanya mobil yang praktis, hampir mustahil. Sesudah tahun 1876, ketika Otto menemukan mesin dengan empat dorongan pembakaran, terbukalah kemungkinan-kemungkinan itu dan menjadi kenyataan hingga saat ini. Dengan sendirinya, Nikolaus August Otto tidak bisa dipungkiri merupakan salah seorang yang telah berhasil membuat dunia menjadi lebih modern seperti sekarang ini.

Kamis, 29 Juni 2017

Ernesto Blanco, Pahlawan Bagi Penyandang Cacat

YukViral - Jika ditanya siapa pahlawan terbesar bagi saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik, Ernesto Blanco layak diajukan sebagai salah satu pahlawan terbesamya. Berkat otaknya yang brilian dan daya kreativitasnya yang tinggi, Ernesto Blanco telah melahirkan beberapa karya yang sangat berguna bagi para diffable, terutama untuk tunanetra dan penyandang keterbatasan fisik akibat gangguan kesehatan lainnya.

Ernesto Blanco adalah salah seorang dosen terkemuka yang dimiliki Massachusett Institute of Technology (MIT). Di samping berprofesi sebagai dosen, ia juga seorang penemu. Ia menernukan beberapa peralatan mesin yang berhubungan dengan pertekstilan, sebelum akhirnya ia berkiprah secara total untuk pelayanan sosial dan medis. Berbagai temuan yang cukup berharga seperti mesin tekstil, peranti perbedahan, atau alat bantu bagi orang-orang yang memiliki kendala fisik.

Blanco lahir pada 1922 dan tumbuh besar di Havana, Kuba. Dia menempuh studi di Departemen Teknik sipil (rancang bangun) di Universitas Havana. Ia kemudian bekerja sebagai kepala perancangan di Departemen Perencanaan Kota (Planologi) Havana sebelum tinggal di Amerika pada tahun 1949.

Dia bekerja sebagai kepala bagian survei di sebuah perusahaan di Albany, New York, yang pada saat yang sama dia juga mendapatkan gelar kesarjanaan Teknik Mesin di Politeknik Rennselaer pada tahun 1956.

Blanco kembali ke Kuba untuk mengajar di Departemen Teknik Mesin di Universitas Villanueva. Saat itu, Blanco mendesain laboratorium baru untuk universitas tersebut, lengkap dengan rancangan kurikulumnya.

Pada tahun 1960, Blanco kembali ke Amerika Serikat. Ketika mengajar di MIT (1960-1964) dan di Tufts University (1964-1969), dia juga membantu salah satu Departemen di Pemerintahan Amerika Serikat untuk mengembangkan Program Kerja Sama Tenaga Ahli Teknik Amerika Latin. Pada posisinya, Blanco memulai untuk fokus pada desain industri.

Pada tahun 1969, Blanco ditasbihkan sebagai salah seorang spesialis desainer mesin pertekstilan. Ia menghabiskan waktu lima tahun sebagai tenaga ahli sebelum akhirnya ia mendirikan perusahaan sendiri pada tahun 1974, Universal Textile Corp. Penemuan Blanco pada bidang pertekstilan di antaranya adalah pendeteksi kesalahan atau kecacatan jarum pada mesin rajut yang ia patenkan pada tahun 1977, kemudian alat memusat dan membentangkan gulungan kain, dan alat pengendali tegangan benang selama proses penenunan.

Blanco juga menghasilkan karya-karya besar di luar bidang pertekstilan, seperti desain Braille Cell Display System sebagai alat bantu kaum tunanetra. Karya tersebut terakhir ini merupakan karya berdimensi sosial pertamanya dari sederetan karya dimensi sosial lainnya. Pada projek sosial pertamanya tersebut, Blanco bekerja sama dengan National Science Foundation (Yayasan Sains Nasional Amerika).

Pada tahun 1977, Blanco kembali bekerja untuk MIT. Ia mendapat kehormatan sebagai salah satu profesor di Departemen Teknik Mesin untuk program studi Desain Teknik. Dia mengajar Desain dan Gambar Teknik, Kinematika, dan Proses Inovasi. Di samping itu, Blanco juga bekerja sebagai tenaga ahli pada perusahaan-perusahaan industri dan perusahaan medis terkemuka.

Dengan bekal keberhasilan pertamanya dalam membantu kaum tunanetra, Blanco kemudian tertarik untuk mengembangkan lebih lanjut penelitian dan penemuan alat bantu untuk para penayndang keterbatasan fisik, terutama tuna netra, dan alat bantu kesehatan lainnya.

Dia juga memproduksi Solar Cell yang murah, kemudian alat bantu gerak, dan "Sun Wheel II". Blanco juga me matenkan penemuan alat-alat bantu kesehatan, termasuk tiga alat bedah mikro yang digunakan untuk implantasi kornea mata pada tahun 1990, peranti untuk memonitor penyaluran obat yang memasuki aliran darah (1992), lensa intraocular yang dapat ditempatkan pada mata sebelum .operasi katarak (1991), dan pengatur posisi lengan robot tiga dimensional untuk memfokuskan Ultrasonic Tranducer (1993).

Blanco juga menemukan berbagai varian alat dari noninvasive Arthroscopic (alat untuk memeriksa bagian dalam sendi tanpa melakukan intervensi alat ke dalam tubuh) dan Opthalmic Microsurgery (alat yang berhubungan dengan bedah mata).

Blanco mendapati penemuan utamanya untuk para penyandang cacat pada tahun 1962. Saat itu, National Inventors Council (Dewan Penemu/Pencipta Nasional Amerika) menyelenggarakan sebuah kontes dengan hadiah sebesar 5.000 dolar AS (sekira Rp 48,5 juta) untuk penemu pertama, dengan catatan alat tersebut harus sudah dioperasikan sejak tahun 1959 tanpa mendapatkan keluhan-keluhan berarti pada saat digunakan. Blanco berhasil memenuhi persyaratan tersebut.

Model alat buatannya mempunyai bagian yang dapat ditarik masuk, ruji-ruji berpegasnya dapat diperluas keluar dari kemudi roda yang berfungsi sebagai ujung sayap, menjaga agar kursi tetap tegak ketika didorong menaiki tangga.

Blanco juga melakukan beberapa pengembangan desain pada mesin ketik Braille. Karena setiap huruf Braille membutuhkan satu hingga enam tanda, penulis Braille acapkali mengalami kelelahan selama mengetik.

Semasa ia masih mengajar di Tufts, Blanco mendesain sebuah alat penyedia tenaga listrik untuk tenaga pencetak. Tenaga tersebut digunakan untuk mencetak huruf timbul Braille, sekali lagi satu huruf, bukan satu tanda dari sebuah huruf Braille seperti sebelumnya. Mesin ketik Braille karya Blanco dilepas ke pasar dan hingga saat ini masih digunakan secara luas. Saat ini, Ernesto Blanco menjadi salah seorang pemikir kreatif dan pengajar yang dihormati di MIT. [Sumber: Harian Pikiran Rakyat]





Selasa, 27 Juni 2017

James McLurkin, Sang Biang Kerok yang Menjadi Pakar Robotik

YukViral - Bill Gates drop out dari Harvard yang kemudian menuai keberhasilan dengan mendirikan perusahaan software komputer raksasa Microsoft adalah salah seorang pria terkaya dunia. Lebih penting lagi, dunia jauh lebih kaya setelah mengenal Bill Gates.

Namun, apa sebenarnya yang membuat seseorang menjadi penemu besar seperti Gates? Apa yang sebetulnya mengubah seseorang yang kusut, tidak cocok dengan pelajaran sekolah, senang mengutak-atik sesuatu sehingga amat fanatik dengan sebuah tempat bernama garasi, menjadi seseorang yang mengubah dan mengguncang dunia? Kisah berikut juga memaparkan bahwa proses kreatif bisa berlangsung di mana saja dan oleh siapa saja, yang penting adanya kebebasan dan kesempatan untuk berkembang. Hal itu tak bisa dipelajari atau diajarkan. Para penemu, sebagaimana nampak dari perjalanan hidupnya, memang untuk dilahirkan bukan sengaja dibuat.

James McLurkin adalah seseorang yang memakai teknik mekanik, program komputer, dan teori perilaku sosial untuk menemukan robot mikro yang bisa bekerja sama sebagai sebuah komunitas. Sebuah penemuan yang belakangan disebut sebagai "robot semut".

Robot Semut mahakarya James McLurkin

Tumbuh di Long Island, New York, McLurkin menghabiskan sebagian besar waktunya untuk sibuk dengan berbagai model, sepeda, dan komputer; sesuatu yang akhirnya mirip "sekolah sendiri" yang mempelajari teknik mekanik. Hebatnya, ketika saatnya masuk perguruan tinggi, ia mampu lulus, lewat penggabungan ketekunan, kecerdasan, dan nasib baik, setelah membuat tiga buah robot.

Setelah masuk perguruan tinggi teknologi paling terkenal, Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 1991, McLurkin menjalin pertemanan dengan penemu lainnya Thomas Massie, yang memperkenalkannya dengan Laboratorium Intelijen Artifisial MIT. Di sinilah, McLurkin menemukan dukungan untuk melanjutkan upaya perekayasaan robotik, khususnya projek yang ia kembangkan untuk membuat "Robot Semut". Projek ini sangat menarik karena beberapa alasan: robot yang diciptakan akan berukuran kecil (sekitar satu inci satu sama lainnya), jumlahnya banyak, robot-robot itu juga akan sangat pintar (dioperasikan tanpa instruksi terus menerus), dan mereka akan bekerja sebagai sebuah tim saling berbagi informasi satu sama lain.

Kendati kelistrikan, mekanika, dan fungsi komputerasi dari robot-robot mikro itu bisa saling mengintervensi satu sama lain, penemuan lanjutan dalam mikro chip dan teknologi mekanik menolong McLurkin menempatkan komputer kecil dan motor penggerak miniatur di dalam setiap robotoya. Untuk memberi "kecerdasan" pada robotnya, ia membuat 17 sensor pada setiap robot, termasuk photocorceptor dan "perasa" (feeler) yang memungkinkan robot-robot mikro itu memilih atau menghindari objek yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Terakhir, ia melengkapi robotnya dengan sistem komunikasi, menggunakan emitter infra merah. Ini memungkinkan mereka bekerjasama, mereka misalnya bisa bermain "perangkap" atau "mengejar manusia (manhunt)".'

Untuk memprogram robotnya bekerjasama, McLurkin sangat bergantung kepada studi tentang perilaku sosial yang dilakukan koloni semut nyata. Robot yang diciptakan McLurkin dipandang sebagai potensi besar bagi penggunaan ilmiah yang membahayakan atau operasi militer di masa depan.

Kini, McLurkin yang kemudian melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Barkeley, California pada 1998, terus melanjutkan penelitian, termasuk semakin meningkatkan kualitas robot semutnya tersebut.

Tapi, siapa sangka masa kecil McLurkin justru sama sekali tak menampakkan potensi keberhasilan. Pada usia delapan tahun, ia termasuk sosok anak "biang kerok" pembuat keonaran di kelasnya. "Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya ketika di luar kelas, ketimbang belajar tekun di dalamnya. Sesekali saya juga sadar untuk tidak dihukum oleh guru, tapi tetap saja saya melakukannya," aku McLurkin.

Bosan dengan pelajaran di sekolah, tak membuat James McLurkin berupaya lebih bersikap kooperatif. "Sekolah selalu menjadi beban bagi saya, dan masih hingga kini. Setiap rapor yang saya terima selalu berbunyi 'tak pernah meningkat menjadi potensial'. Kendati saya masuk -program beasiswa dan mendapatkan nilai A untuk IPA, nilai-nilai saya yang lainnya selalu jelek," akunya.

Siapa sangka kemudian, pria kelahiran 1973 ini dan dikenal sebagai "biang kerok", pada usia yang begitu muda (23 tahun) dihormati sebagai pakar robot mikro yang dipekerjakan oleh lembaga pendidikan prestisius dunia, Massachusetts Institute of Technology (MIT)?

Minggu, 25 Juni 2017

James Ritty, Sang Pencatat Transaksi Jual Beli

YukViral - "Setruknya Mbak, setruknya mana? Tunggu sebentar. Yaampun!" Pasti Anda tak asing dengan penggalan kalimat ini. Dalam ilustrasi suasana di sebuah pusat perbelanjaan tersebut diceritakan orang berebut setruk alias tanda bukti membeli minuman tertentu untuk diikutkan undian. Dan si Mbak Kasir dengan tergopoh-gopoh memencet tombol-tombol pada sebuah mesin hitung, lalu keluarlah kertas kecil yang tercetak jumlah uang yang harus kita bayar. Ya... itulah kertas setruk tanda bukti transaksi pembayaran, dan mesin itu (yang bisa mengantarkan orang jadi jutawan) dikenal sebagai mesin kasa alias cash register. Pernahkah Anda berpikir bagaimana mesin cash register tercipta?

Kisah tentang mesin kasir ini membawa kita ke lebih dari 4.500 tahun lalu. Adalah abacus, alat pertama yang membantu orang mencatat transaksi komersial di masa baheula itu. Bangsa Mesir mengembangkan pertama kali alat ini. Kata abacus berasal dari Yunani, abax, yang berarti papan hitung. Kalau di sini abacus ini kurang lebih sama dengan sempoa. Nah, mesin kasir ini secara mekanis mengimplementasikan prinsip-prinsip fungsi dalam abacus itu.

Sampai pertengahan Abad ke-19, mesin laci tunai (cash drawer) sangat umum digunakan dalam transaksi bisnis komersial di seluruh dunia. Mesin ini terkenal dengan alat "laci pembagi" yang berisi koin (uang) dan surat tagihan. Namun, ketika bisnis semakin berkembang pesat seiring revolusi industri di Eropa, kebutuhan akan alat yang mampu dengan cepat dan akurat mencatat semua transaksi harian tak terelakkan. Karena tidak adanya alat audit transaksi yang mudah ini, petugas kasir yang curang sering kali menambah pemasukan dengan mencuri uang dari mesin cash ketika atasannya tidak ada di tempat.

Penemuan Mesin Kasir
Di tahun 1879, James Ritty, seorang penjaga saloon (tempat minum-minum zaman koboi) di Dayton, Ohio, AS menemukan mesin cash register (mesin kasir) pertama. Mesin yang dipatenkan Ritty tanggal 30Januari 1883 ini memiliki mekanisme yang mirip dengan counter mesin turbin pada kapal laut. Mesin nantikorupsiD. Demikian nama patennya, menggunakan tuts/tombol metal dengan gambar nominal uang untuk menunjukkan jumlah yang harus dibayarkan. Jadi kalau misal seorang pembeli berbelanja sebanyak $2, si petugas kasir tinggal tekan tombol dengan tanda koin $2, lalu mesin akan menulis sejumlah itu.

Mesin ini dilengkapi juga dengan 'bel'. Barangkali Anda yang penggemar film-film koboi sering mendengar suara "ting" begitu kasir selesai menghitung. Dan yang paling penting adalah fasilitas untuk menjumlahkan total nilai tombol yang ditekan sepanjang satu hari, ini yang menangkal "korupsi" karena pemilik toko tahu betul berapa jumlah yang sesungguhnya.

Karya Ritty ini menarik perhatian John H. Patterson, yang kemudian membeli beberapa mesin yang digunakan di beberapa tokonya. Belakangan Patterson juga membeli paten Ritty dari Jacob H. Eckert senilai 6.500 dolar AS di tahun 1884, orang terakhir ini yang membeli sebelumnya dari Ritty langsung. Patterson kemudian memproduksi massal mesin kasir model ini dan melambungkan nama perusahaannya, National Cash Register, dan kelak akan lebih dikenal dengan sebutan NCR.

Kenapa Memerlukan?
John Patterson, pendiri NCR, perusahaan pertama pembuat mesin kasir, sebelumnya adalah pemilik toko sayuran dan beberapa toko ritail (eceran) di Ohio. Patterson menuturkan kenapa mesin kasir sangat dibutuhkan dalam bisnisnya. "Bisnis mengharuskan kami untuk sering di luar
toko, jadi kami memperkerjakan seorang penyelia sebagai pengawas. Setelah tiga tahun, kami 'sukses' menjual hampir 50.000 dolar AS/tahun. Semua barang-barang yang semestinya mendapat margin keuntungan besar keluar dari toko. Tapi sayang, kami menemukan keuntungan nol besar di tahun ketiga tersebut. Kami jatuh dalam utang, dan sialnya kami tak dapat menghitungnya, tak ada catatan keluar masuk barang dan uang.

Kami juga tak merasa kehilangan barang. Tapi suatu hari saya menemukan seorang kasir tua memberi harga di bawah standar pada sahabatnya, dan itu berulang-ulang. Lain hari saya menemukan kasir lain lupa memasukkan transaksi harian di malam harinya. Di sini saya baru tersadar, bisa jadi banyak barang yang keluar dengan cara ini, tak tercatat," katanya.

Patterson melanjutkan, suatu hari pihaknya mendapat lembaran iklan dari seseorang di Dayton, Ohio, menawarkan sebuah mesin yang mencatat keuangan dan keluar-masuk barang untuk toko-toko ritail. Harganya 100 dolar AS. Lalu pihaknya memesan dua buah. "Terus terang, ketika melihat pertama kali, saya heran dengan harganya yang selangit. Apa hebatnya mesin kayu yang kasar ini. Tapi setelah kami pasang, lepas dari 'penampilannya', berkat mesin ini 12 bulan kemudian kami untung 6.000 dolar AS," akunya.

Isi Mesin Kasir
Mesin kasir model pertama hanya mencatat jumlah penjualan pada lembaran kecil kertas yang bergerak, namun fasilitas yang membuat laporan penjualan harian sangat terbatas. Pada masa ini mesin kasir lebih diunggulkan dibandingkan tenaga manusia. Coba simak bunyi iklannya di tahun 1886:
"Inilah mesin kasir yang otomatis secara mekanis mencatat setiap penjualan yang terjadi dalam toko. Alat ini tak pernah lelah. Alat ini tak akan pernah salah. Ini adalah mesin yang akan meyelamatkan uang Anda dan 'menggaji' dirinya sendiri, terus dan terus".

''Adders"
Satu bagian terpenting dari mesin kasir adalah adder (penambah). Model pertama mesin kasir memiliki detail adders dan model selanjutnya adalah total adders.

Detail adder (saat ini sudah dianggap kuno) adalah tipe awal yang menghilangkan gulungan kertas. Tipe ini menggunakan counter yang mencatat total penghitungan pada counter yang berbeda dari counter transaksi satu per satu. Contoh, tombol lima sen apabila ditekan 3 kali akan menunjukkan harga 15 sen. Masing-masing counter adalah roda tersendiri yang dibagi menjadi 30 bagian dan ketika satu putaran lengkap lalu ditransfer ke counter kedua. Saat transfer berlangsung, counter pertama otomatis kembali (reset) ke nol. Untuk melihat total harian, cukup dengan membaca dan menambahkan jumlah dari masing-masing counter.

Pada model terbaru mesin kasir menyatukan fasilitas total adder. Tipe ini paling baayak digunakan. Total penjualan harian dikendalikan satu counter dalam mesin tersebut. Total adder umumnyadilengkapi dengan peralatan reset counter, namun beberapa model lainnya tidak dilengkapi.

Rasanya sulit sekali membayangkan toko-toko ritail tanpa mesin kasir ini. Bayangkan tahun sebelum 1879, peralatan semacam ini belum tersedia. Sedikit sekali pebisnis yang tahu betul apakah mereka rugi atau untuk penjualannya. Tak heran, ketika mesin kasir muncul, orang seperti berebut pisang goreng untuk membelinya. Tidak hanya karena mesin kasir menghindari potensi "korupsi" pegawai, tapi alat ini juga bisa menjadi instrumen memproyeksikan keuntungan secara sistematis. Antara tahun 1884 (ketika mesin kasir mulai terkenal) sampai tahun 1916 (saat pecah PD I), lebih dari 1,5 juta mesm kasir terjual.

Di tahun 1902 pemilik toko sudah bisa mengaudit keseharian transaksi secara lebih akurat, detail penjualan dan total kumulatif. Mereka bisa mendapatkan semua ini untuk masing-masing kasir dan menilai penjualan harian tiap-tiap kasir, untuk menentukan kinerja, bonus, dan lain-lain.

Mesin kasir yang pertama kali menggunakan aliran listrik diciptakan John Kettering pada tahun 1906. Kettering yang kemudian bekerja di NCR merancang model pertama yang dijalankan dengan motor listrik. Ketika era komputerisasi mulai masuk dunia bisnis di akhir 70-an, mesin register mekanis mulai ditinggalkan orang. NCR yang dulu jaya, tahun 1991 diakusisi AT&T dan diubah menjadi AT&T Global Information Solutions. Meski belakangan kembali dengan nama NCR, namun sudah jauh dari kebesaran masa lalu.

Saat ini fungsi-fungsi yang dulu digerakkan tenaga mekanis telah digantikan dengan versi elektronis atau oleh sistem komputerisasi (Point of Sale/POS) yang mengendalikan semua aktivitas transaksi di dalam toko, mencatat penjualan, menganalisis pasar sampai mengontrol pergudangan.